PEMROGRAMAN TURBO C
A. PEMPROGRAMAN
Memberikan
instruksi kepada komputer agar dapat bekerja seperti yang kita kehendaki. Yang
di pahami atau di jalankan oleh komputer : Data dan instruksi dalam bentuk
biner (rangkaian bit-bit bernilai 0 atau 1). Yang di pahami manusia : logika,
aritmetika, algoritma, konsep, model, dan sebagainya. Untuk menjembatani
dibuatlah bahasa pemrograman yang menerjemahkan dari apa yang di
kehendaki/dimengerti manusia menjadi instruksi mesin komputer. Klasifikasi pemrograman berdasar tingkat kedekatannya
dengan bahasa mesin dan bahasa manusia, di klkasifikasikan menjadi :
1.
Bahasa tingkat rendah,
memetakan setiap instruksi dari kode sumber kedalam satu instruksi bahasa
mesin. Biasa disebut juga dengan bahasa assembly. Untuk dapat memprogram bahasa
assembly diperlukan pengetahuan yang
benar tentang perangkat keras, representasi data, cara kerja pemrosesan, dan
instruksi-instruksi mesin komputer.
2.
Bahasa tingkat tinggi,
memiliki kedekatan dengan bahasa dan cara berpikir manusia. Contoh : bahasa pascal.
3.
Bahasa ringkat menengah,
di antara kedua tingkat di atas. Contoh : turbo C
B. CARA KERJA
Penerjemahan dari kode
sumber dalam bahasa tingkat tinggi kedalam instruksi mesin dilakukan
dengan dua macam cara, yaitu kompilasi dan interpretasi.
1.
Kompilasi, merupakan
penerjemahan keseluruh kode sumber menadi kode biner, yang selanjutnya
dieksekusi oleh mesin / komputer.
2.
Interepretasi, merupakan
penerjemah baris per baris kode sumber kedalam instruksi komputer yang
bersesuaian.
C. PENGANTAR TEORI BAHASA
Bahasa pemrograman modern di kembangkan dengan menggunakan
teori bahasa, sehingga memiliki sifat-sifat yang analogis dengan bahasa
manusia. Bahasa memiliki grammar (tata bahasa), yang tersusun atas berbagai
aturan produksi.
·
Setiap naskah terdiri
atas satu atau beberapa paragraf
·
Setiap paragraf terdiri
atas satu atau beberapa kalimat
·
Setiap kalimat tersusun
atas subjek, predikat, objek, keterangan.
·
Subjek dan objek dalam
kalimat merupakan frase benda.
·
Frase benda dapat
tersusun atas satu kata benda atau kombinasi kata benda dan kata sifat, dengan
susunan M-D
·
Predikat merupakan frase
kerja atau sifat
·
Dalam bahasa pemrograman,
aturan produksi biasa di nyatakan dalam bentuk regular expression.
D. DASAR TURBO C
Turbo C merupakan bahasa yang dipakai untuk keperluan
pemrograman system, antara lain unttuk membuat : assembler, interpreter,
program paket, system operasi, editor, compiler, program bantu (utility). Dalam
bebrapa literatur , C digolongkan
sebagai bahasa aras menengah (medium level language).
E. MEMBUAT PROGRAM
Secara umum tahapan
pembuatan program C meliputi kegiatan berikut :
1.
Menulis program
2.
Mengkompilasi program
3.
Menguji program
4.
Menyimpan program
F. DASAR PEMROGRAMAN
1.
Pengenal/identifier
(a..z, A..Z/0..9/0..9, A..F, a..f, _ )
2.
Tipe data dasar (bilangan
bulat, bilangan real, karakter, tak bertipe) seperti : char, int, float,
double, void.
3.
Variable
4.
Ungkapan ekspresi
5.
Operator
6.
Arimatika (operator binary
: +, -, /, *, div, mod, dan operator unary : +, -)
7.
Logika/Boolean (AND, OP,
NOT, XOR)
8.
Relasioner
(=><>=<=<>)
MENGENAL COUT
Pengenal cout merupakan sebuah obyek didalam didalam C++. Obyek ini disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output (normalnya adalah layar).
Misal : cout << “Selamat Belajar C++\n”;
Tanda “<<” merupakan sebuah operator yang disebut operator penyisipan atau peletakan. Operator ini akan mengarahkan operand (data) yang terletak di sebelah kanannya ke obyek yang terletak di sebelah kiri.
Di dalam sebuah string, karakter “\” diikuti dengan karakter tertentu menyatakan sebuah karakter tunggal. Pada contoh di atas , “\n” adalah karakter pindah baris (newline)
Contoh :
#include <iostream.h>
void main()
{
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout << "Ternyata Mudah Juga...";
}
Hasil :
Selamat Belajar C++
Ternyata Mudah Juga...
#INCLUDE <IOSTREAM.H>
Baris #include <iostream.h> bukanlah suatu pernyataan. Itulah sebabnya tidak ada tanda titik koma yang diperlukan. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file lain misalnya iostream.h saat program dikompilasi,
File-file yang berakhiran dengan .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya. Baris #include <iostream.h> perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.
#include adalah salah satu pengarah praprosesor yang tersedia pada C++. Bentuk umum #include dapat berupa :
1. #include <nama file>
Mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus(direktori file include yang bisa di-set melalui kompiler)
2. #include “nama file”
Menyatakan bahwa pencarian nama file dilakukan pertama kali pada direktori kerja. Jika nama file tidak ditemukan maka akan dicari pada direktori yangtercantum pada variabel lingkunngan PATH
Pengenal cout merupakan sebuah obyek didalam didalam C++. Obyek ini disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output (normalnya adalah layar).
Misal : cout << “Selamat Belajar C++\n”;
Tanda “<<” merupakan sebuah operator yang disebut operator penyisipan atau peletakan. Operator ini akan mengarahkan operand (data) yang terletak di sebelah kanannya ke obyek yang terletak di sebelah kiri.
Di dalam sebuah string, karakter “\” diikuti dengan karakter tertentu menyatakan sebuah karakter tunggal. Pada contoh di atas , “\n” adalah karakter pindah baris (newline)
Contoh :
#include <iostream.h>
void main()
{
cout << "Selamat Belajar C++\n";
cout << "Ternyata Mudah Juga...";
}
Hasil :
Selamat Belajar C++
Ternyata Mudah Juga...
#INCLUDE <IOSTREAM.H>
Baris #include <iostream.h> bukanlah suatu pernyataan. Itulah sebabnya tidak ada tanda titik koma yang diperlukan. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file lain misalnya iostream.h saat program dikompilasi,
File-file yang berakhiran dengan .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya. Baris #include <iostream.h> perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.
#include adalah salah satu pengarah praprosesor yang tersedia pada C++. Bentuk umum #include dapat berupa :
1. #include <nama file>
Mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus(direktori file include yang bisa di-set melalui kompiler)
2. #include “nama file”
Menyatakan bahwa pencarian nama file dilakukan pertama kali pada direktori kerja. Jika nama file tidak ditemukan maka akan dicari pada direktori yangtercantum pada variabel lingkunngan PATH
Anda pasti bertanya-tanya apa sih maksud tulisan tsb nah saya jelaskan :
1.
Baris pertama yang berwarna
hijau disebut preprocessor directive dengan perintah include, maksudnya artinya
kita menambahkan code lain dalam code kita. Yaitu code yang ada didalam file
"stdio.h". sehingga dengan adanya ini maka sebelum code kita
dicompile maka compiler akan menambahkan code yang di-include terlebih dulu
sehingga code itu ikut dicompile bersama code kita. Kenapa kita menambahkan
file ini. Alasanya ada pada line 4 disana ada tulisan printf yaitu fungsi untuk
menuliskan sebuah string ke layar. fungsi ini didefinisikan didalam file
"stdio.h". Maka jika dalam code kita ada yang menggunakan fungsi
printf maka wajib kita meng-include file "stdio.h". File yang kita
include kan biasanya ber extensi ".h" artinya header.
2. Tulisan yang berwarna biru tua dan dicetak miring adalah
"comment" yaitu komentar atau catatan penulis code. Bagian ini tidak
mempengaruhi apa-apa dalam program, bagian ini hanyalah catatan atau
coret-coret sebagai informasi saja untuk programmer. Jadi walaupun
"comment" ini dihapus program tidak ada yang berubah.
3. Tulisan int main() ini dinamakan fungsi main (fungsi utama) setiap program
selalu ada fungsi utama yaitu posisi mulainya program kita. tulisan int didepan
"main" dinamakan "return type".
4. Symbol "{". Symbol "{" dan "}" menandakan
sebuah scope dalam code diatas scopenya adalah isi dari fungsi main. Jadi pada
code ini, isi dari fungsi main adalah baris ke 4, ke 5 dan baris ke 6 yaitu
setelah symbol "{" dan sebelum symbol "}" pada baris ke 7.
5. Baris 4 adalah baris pertama dari isi fungsi main. yaitu ada fungsi printf.
printf ini disebut fungsi sama halnya dengan fungsi main. bedanya disini kita
bukan mengisi isi dari fungsi printf melainkan memanggil fungsi printf
sedangkan isi dari fungsi printf terdapat pada file "stdio.h" itulah
kenapa kita harus meng-include-kan file itu. Kegunaan dari fungsi printf adalah
untuk menuliskan string kelayar. string ini kita yang menentukan, caranya
adalah dengan memasukan string kedalam argument dari fungsi printf yang berada
setelah symbol "(" setelah nama fungsi dan sampai symbol
")". string adalah sebuah kumpulan dari huruf (character) yang
dikumpulkan oleh simbol ".
6. Baris ke 5 ada fungsi getchar, kegunaan fungsi ini adalah untuk menerima
input sebuah character dari keyboard. Dalam code ini kita gunakan untuk logic
pause . Jadi program ini setelah menulis kelayar akan menunggu input dari
keyboard baru kemudian melanjutkan kebaris berikutnya yaitu return
7.
Baris 6 ada return 0 artinya keluar dari
fungsi main dan mengembalikan nilai 0
Tidak ada komentar:
Posting Komentar